Semangat Idul Adha di Pondok Pesantren Darussalam Adijaya: Santri Tetap Mengaji dan Berkhidmat di Pondok
Semangat Idul Adha di Pondok Pesantren Darussalam Adijaya: Santri Tetap Mengaji dan Berkhidmat di Pondok
Kam, 28 Mei 2026
Penulis : Admin
WhatsApp Image 2026-05-28 at 10.21.02

Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Darussalam Adijaya berlangsung penuh khidmat, kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan. Pada tanggal 27 Mei 2026, seluruh santriwan dan santriwati melaksanakan Sholat Idul Adha bersama masyarakat sekitar pondok dengan penuh kekhusyukan di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Adijaya. Momentum hari besar umat Islam tersebut menjadi salah satu sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antara keluarga besar pondok pesantren dengan masyarakat sekitar.

Sejak pagi hari sebelum matahari terbit, para santri telah bersiap mengenakan pakaian terbaik mereka. Santriwan mengenakan baju koko dan sarung lengkap dengan peci, sedangkan santriwati tampil rapi dengan busana muslimah yang sopan dan sederhana. Wajah-wajah penuh semangat tampak menghiasi halaman pondok yang menjadi lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini.

Takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang menggema dari berbagai sudut pondok. Lantunan kalimat suci tersebut menambah suasana haru dan syahdu di pagi Hari Raya. Para ustadz, pengurus pondok, tokoh masyarakat, wali santri yang berada di sekitar pondok, serta warga sekitar turut hadir bersama-sama melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha. Kebersamaan ini menjadi gambaran nyata bahwa pondok pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dipimpin oleh imam H. Abdul Aziz, Sedangkan Bp. AMir Ma’ruf yang merupakn dewan Asatidz Pondok Pesantren Darussalam Adijaya sebagai khatib menyampaikan tentang makna pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya menanamkan nilai ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran besar bagi seluruh jamaah tentang arti ketaatan kepada Allah SWT dan pengorbanan demi menjalankan perintah-Nya.

Khutbah tersebut juga mengingatkan para santri agar senantiasa menjaga semangat belajar dan mengaji, karena menuntut ilmu merupakan salah satu bentuk perjuangan dan pengorbanan di jalan Allah. Menjadi santri berarti siap menjalani kehidupan sederhana, disiplin, dan penuh kesungguhan demi memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk agama, bangsa, dan masyarakat.

Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, sebagian besar santri Pondok Pesantren Darussalam Adijaya tidak pulang ke rumah masing-masing. Hal tersebut dikarenakan pondok pesantren tetap melaksanakan aktivitas mengaji seperti biasa dan tidak meliburkan kegiatan dalam waktu lama. Libur yang diberikan hanya satu hari, sehingga para santri tetap tinggal di pondok untuk melanjutkan kegiatan belajar agama dan pendidikan pesantren.

Keputusan untuk tetap berada di pondok saat Hari Raya Idul Adha menjadi bentuk kedisiplinan sekaligus komitmen para santri dalam menuntut ilmu. Meskipun jauh dari keluarga, mereka tetap menjalani hari raya dengan penuh kebahagiaan bersama teman-teman seperjuangan dan keluarga besar pondok pesantren. Suasana kebersamaan yang terjalin justru menghadirkan rasa kekeluargaan yang sangat erat di antara para santri.

Bagi sebagian santri baru, ini merupakan pengalaman pertama merayakan Hari Raya Idul Adha jauh dari orang tua. Namun dengan bimbingan para ustadz dan pengurus pondok, mereka tetap merasa nyaman dan bahagia. Para pengurus pondok memberikan perhatian khusus kepada seluruh santri agar tetap merasakan suasana hari raya yang hangat dan penuh makna.

Setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha selesai, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan antara santri, ustadz, pengurus pondok, dan masyarakat sekitar. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersihan hati dan persaudaraan sesama muslim. Suasana haru tampak ketika para santri saling berjabat tangan dengan penuh hormat kepada para guru dan pengasuh pondok.

Momentum Idul Adha di Pondok Pesantren Darussalam Adijaya juga diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kebersamaan. Para santri tetap melaksanakan pengajian kitab, murojaah hafalan, serta kegiatan ibadah lainnya sebagaimana rutinitas harian di pondok pesantren. Hal ini menunjukkan bahwa semangat menuntut ilmu tidak berhenti meskipun sedang berada dalam suasana hari raya.

Masyarakat sekitar pondok juga menyambut baik pelaksanaan Hari Raya Idul Adha bersama santri Pondok Pesantren Darussalam Adijaya. Kehadiran para santri dalam kehidupan masyarakat memberikan warna tersendiri, terutama dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Hubungan harmonis antara pondok dan masyarakat selama ini terus terjalin dengan baik melalui berbagai aktivitas sosial dan keagamaan.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Adijaya dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan Hari Raya Idul Adha dengan lancar dan penuh keberkahan. Beliau juga mengapresiasi semangat para santri yang tetap istiqamah tinggal di pondok dan menjalankan aktivitas mengaji meskipun berada dalam suasana hari raya.

Beliau berharap momentum Idul Adha dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan keimanan, ketaatan, dan akhlakul karimah. Semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS hendaknya menjadi inspirasi bagi para santri dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada agama.

Hari Raya Idul Adha di Pondok Pesantren Darussalam Adijaya tahun 2026 bukan hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum pendidikan spiritual dan pembentukan karakter bagi seluruh santri. Kebersamaan, kesederhanaan, kedisiplinan, dan semangat mengaji yang tetap berjalan menjadi bukti bahwa kehidupan pesantren selalu mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap keadaan.

Meskipun hanya mendapatkan libur satu hari dan tidak pulang ke rumah, para santri tetap menjalani Hari Raya dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Mereka memahami bahwa berada di pondok pesantren adalah bagian dari perjuangan dalam menuntut ilmu agama. Dari pondok inilah mereka belajar arti kebersamaan, pengabdian, kesabaran, dan keikhlasan.

Semoga semangat Idul Adha yang dirasakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam Adijaya menjadi sumber keberkahan dan inspirasi bagi seluruh umat Islam. Semoga para santri senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa.

Artikel, Berita, MI, MTs, Pondok, SMA, TK

Artikel Lainnya

Pondok Pesantren Darussalam Adijaya...
Adijaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah – Jum'at, 12 Juni 2026- Pondok Pesantren Darussalam Adijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas...
Jum, 12 Juni 2026 | 4:41
Bank Syariah Rajasa Sosialisasikan...
Adijaya, Lampung Tengah – Selasa, 09 Juni 2026, Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan pelajar dan tenaga pendidik,...
Sel, 9 Juni 2026 | 3:23
MTs Darussalam Adijaya Umumkan...
Adijaya, 2 Juni 2026 – Kabar membanggakan datang dari MTs Darussalam Adijaya. Pada Selasa, 2 Juni 2026, madrasah secara resmi...
Sel, 2 Juni 2026 | 5:45
Dewan Yayasan Darussalam Adijaya...
Adijaya, 30 Mei 2026 – Dewan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Adijaya menggelar musyawarah pembangunan yang bertempat di kediaman Bapak Hakim...
Sab, 30 Mei 2026 | 2:52